Lompat ke isi utama

Berita

Lolly Suhenty Apresiasi Pemberian Award Bawaslu Sulsel, Tekankan Transparansi Indikator dan Akurasi Pelaporan

Tangkapan Layar Zoom Meeting pada kegiatan Evaluasi dan Apresiasi Pelaksanaan Tugas Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakan Bawaslu Kabupaten/Kota se- Propinsi Sulawesi Selatsn

Wajo, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, mengapresiasi langkah Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam memberikan penghargaan kepada Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan. Langkah ini dinilai sebagai wujud kesadaran dan bentuk penghormatan lembaga terhadap dedikasi, capaian, serta kerja keras jajaran pengawas pemilu di daerah.

Menurut Lolly, apresiasi kelembagaan merupakan cerminan dari pemahaman atas kontribusi nyata jajaran pengawas dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa pemberian penghargaan harus berdiri di atas tolok ukur yang jelas.

"Pemberian apresiasi harus didasarkan pada indikator yang transparan, objektif, dan terukur. Hal ini penting agar hasilnya dapat diterima oleh seluruh pihak dan benar-benar mencerminkan capaian yang sesungguhnya," ujar Lolly.

Berdasarkan data Bawaslu RI, intensitas aktivitas pencegahan yang dilakukan oleh jajaran Bawaslu di Sulawesi Selatan saat ini berada pada kategori sedang. Di sisi lain, Sulsel mencatatkan prestasi membanggakan pada aspek partisipasi masyarakat dengan berhasil menembus tujuh besar nasional berkat ragam kegiatan yang telah direalisasikan.

Menyikapi catatan kinerja tersebut, Lolly memberikan dua penekanan utama terkait administrasi dan pelaporan yang perlu segera mendapat perhatian jajaran Bawaslu di Sulawesi Selatan:

1. Akurasi Form Cegah: Penginputan data pencegahan melalui Form Cegah wajib dilakukan secara lengkap dan akurat agar seluruh rekam jejak aktivitas pencegahan terdokumentasi dengan baik.

2. Pelaporan Partisipasi Masyarakat: Seluruh kegiatan pelibatan masyarakat yang telah dilaksanakan harus dilaporkan secara menyeluruh agar capaian riil di lapangan tergambar secara utuh dalam sistem pelaporan nasional.

Lebih lanjut, Lolly mengingatkan bahwa pihak yang paling memahami dan mampu mengapresiasi kerja-kerja pengawasan adalah internal jajaran Bawaslu itu sendiri. Oleh sebab itu, seluruh jajaran diminta untuk memastikan setiap tugas dan kewenangan dilaksanakan secara optimal, profesional, dan penuh tanggung jawab.

"Apresiasi bukan semata-mata tentang penghargaan fisik yang diterima, melainkan menjadi bahan refleksi sejauh mana tugas, fungsi, dan kewenangan pengawasan telah kita jalankan secara efektif demi menjaga kualitas demokrasi serta integritas penyelenggaraan pemilu," pungkasnya.


 

Penulis : Muhammad Azhar

Editor : Evo

Foto : Megawati