Tunjukkan Aksi, Komunitas KADERA Turun ke Sekolah Cetak Pengawas Pemilu Muda
|
Komunitas KADERA yang merupakan alumni P2P Bawaslu Wajo menggelar kegiatan sosialisasi demokrasi yang menyasar pemilih pemula di Madrasah Aliyah (MA) Al Hasyimiyah, Kecamatan Sabbangparu pada Kamis (16/07/2026). Kegiatan ini dirancang untuk membekali generasi muda agar melek politik dan berani mengawal jalannya demokrasi yang bersih.
Dipandu oleh tim fasilitator yang terdiri dari Basri, Ismayani, dan Muh. Fathul, jalannya sosialisasi berlangsung sangat dinamis. Sebagai bagian dari Kader Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), mereka secara aktif mengajak para pelajar untuk menggunakan hak pilihnya dan tidak golput pada pemilu maupun pemilihan yang akan datang.
Dalam pemaparan materinya, tim fasilitator menekankan dua ancaman utama yang kerap mencederai demokrasi, yaitu bahaya money politik (politik uang) dan black campaign (kampanye hitam). Tidak hanya memberikan pemahaman konseptual, para pelajar juga dibekali dengan edukasi praktis mengenai mekanisme dan prosedur pelaporan jika mereka menemukan adanya dugaan pelanggaran pemilu di lingkungan sekitar mereka.
Kegiatan ini turut dihadiri dan dipantau langsung oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Kabupaten Wajo, Andi Tenri Sampeang. Dalam arahannya, beliau memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Komunitas KADERA dan menekankan pentingnya peran pelajar sebagai mata dan telinga pengawas pemilu di tingkat tapak.
"Pelajar sebagai pemilih pemula memiliki idealisme yang tinggi. Kami berharap setelah sosialisasi ini, para siswa tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga menjadi agen pengawas partisipatif yang berani menolak politik uang," ujar Andi Tenri Sampeang dalam arahannya.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi sepanjang acara. Sosialisasi berlangsung interaktif dengan banyaknya respons dan pertanyaan dari para pelajar.
Salah satu perwakilan siswa MA Al Hasyimiyah menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, edukasi seperti ini sangat dibutuhkan oleh pelajar yang baru pertama kali akan menggunakan hak suaranya agar tidak salah melangkah dan terjebak dalam praktik politik yang tidak sehat.
Melalui kegiatan ini, Komunitas KADERA dan Bawaslu Wajo berharap dapat membangun fondasi demokrasi yang kuat dari sektor pemilih pemula, demi mewujudkan pemilu yang berintegritas dan bermartabat.
Foto: Rezki dan Taha
Penulis : Evo
Editor : Jasmar dan Idris